

Merancang laboratorium modern memerlukan perencanaan cermat terhadap peralatan keamanan, sistem aliran udara, dan efisiensi alur kerja. Salah satu infrastruktur keamanan laboratorium yang paling penting adalah fume hood, juga dikenal di banyak wilayah sebagai fume cupboard atau laboratory fume cupboard. Sistem ventilasi ini melindungi peneliti dari asap berbahaya, uap kimia, dan gas beracun yang dihasilkan selama eksperimen.
Pertanyaan umum yang diajukan oleh perencana laboratorium, petugas keamanan, dan manajer pengadaan adalah: Berapa banyak fume hood yang harus dimiliki laboratorium? Jawabannya tergantung pada beberapa faktor termasuk ukuran laboratorium, aktivitas penelitian, bahaya kimia, kapasitas ventilasi, dan peraturan keamanan.
Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi pertimbangan kunci yang menentukan jumlah optimal laboratory fume hoods, cara merencanakan sistem ventilasi laboratorium yang efisien, dan cara memilih chemical fume hood atau ductless fume cupboard yang tepat untuk fasilitas Anda.
A fume hood adalah penutup terventilasi yang dirancang untuk menangkap, menahan, dan menghilangkan asap kimia berbahaya, uap, aerosol, dan debu yang dihasilkan selama pekerjaan laboratorium. Dengan menarik udara terkontaminasi menjauh dari operator dan mengeluarkannya melalui sistem ventilasi atau unit filtrasi, chemical fume hood secara signifikan mengurangi paparan zat beracun.
Tergantung pada desain laboratorium dan aplikasi, beberapa jenis fume cupboards yang umum digunakan:
Ducted fume hood – terhubung ke sistem exhaust eksternal
Ductless fume hood – menggunakan filtrasi canggih untuk membersihkan udara sebelum sirkulasi ulang
PP fume hood (polypropylene fume hood) – sangat tahan terhadap kimia korosif
Acid-resistant fume cupboard – dirancang untuk penanganan asam kuat dan alkali
Low flow fume hood – dioptimalkan untuk efisiensi energi
Walk-in fume hood – digunakan untuk peralatan besar atau proses kimia
Setiap jenis laboratory fume cupboard melayani tujuan spesifik tergantung pada kimia yang digunakan dan persyaratan keamanan laboratorium.
Ukuran fisik laboratorium adalah faktor pertama yang perlu dipertimbangkan. Pedoman umum di banyak lembaga penelitian menunjukkan satu fume hood untuk setiap 2–5 peneliti tergantung pada frekuensi eksperimen.
Contoh:
Laboratorium penelitian kecil: 1–2 chemical fume hoods
Laboratorium menengah: 3–6 laboratory fume cupboards
Laboratorium penelitian atau farmasi besar: 6+ fume hood workstations
Namun, perencana laboratorium harus menghindari kepadatan berlebih. Memasang terlalu banyak laboratory fume cupboards dapat berdampak negatif pada keseimbangan aliran udara dan kinerja HVAC.
Aturan baik dalam desain laboratorium adalah fume hood tidak boleh menempati lebih dari 30% ruang dinding laboratorium.
Jenis pekerjaan yang dilakukan di laboratorium secara langsung mempengaruhi jumlah fume hoods yang diperlukan.
Laboratorium yang menangani kimia volatil, pelarut beracun, atau asam kuat biasanya memerlukan lebih banyak chemical fume cupboards daripada laboratorium yang berfokus pada penelitian biologi.
Contoh termasuk:
Laboratorium kimia – beberapa ducted fume hoods
Laboratorium farmasi – fume cupboards penahanan khusus
Laboratorium penelitian universitas – fume hood laboratorium tujuan umum
Laboratorium pengujian lingkungan – fume cupboards tahan asam
Laboratorium industri – fume hood polypropylene tahan berat
Jika eksperimen sering melepaskan uap berbahaya, tambahan laboratory ventilation hoods mungkin diperlukan untuk mempertahankan tingkat paparan yang aman.
Standar keamanan laboratorium internasional juga mempengaruhi jumlah fume cupboards yang diperlukan.
Panduan regulasi dari organisasi seperti:
Occupational Safety and Health Administration (OSHA)
American National Standards Institute (ANSI)
American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers (ASHRAE)
menyarankan bahwa laboratorium harus memastikan sistem ventilasi dan penahanan yang memadai saat bekerja dengan kimia berbahaya.
Rekomendasi umum termasuk:
Kecepatan permukaan sekitar 80–100 kaki per menit (fpm)
Penahanan aliran udara yang tepat di dalam laboratory fume cupboard
Pemeriksaan rutin dan pengujian fume hood
Kepatuhan terhadap standar keamanan ini mungkin memerlukan pemasangan tambahan chemical fume hoods di lingkungan berisiko tinggi.
Faktor lain adalah seberapa sering eksperimen kimia terjadi.
Jika beberapa peneliti melakukan eksperimen secara bersamaan, mereka tidak dapat berbagi satu fume hood workstation dengan aman. Dalam kasus seperti itu, laboratorium harus memasang beberapa lab fume hoods untuk menghindari kemacetan dan risiko keamanan.
Contoh:
AMPLE Solutions adalah produsen dan penyedia solusi terintegrasi untuk peralatan keselamatan laboratorium dan tempat kerja, yang mengkhususkan diri dalam lemari asap, lemari penyimpanan aman, lemari aliran laminar, pod akustik, dan solusi ergonomis. Kami menyediakan solusi yang disesuaikan dan sesuai standar internasional untuk universitas, fasilitas farmasi, lembaga penelitian, rumah sakit, dan proyek pemerintah di seluruh dunia, memenuhi standar CE, EN, ISO, NFPA, dan ASHRAE.
Copyright © 2026 成都安普乐进出口贸易有限公司 Ltd. All Rights Reserved. POWERED BY WEIMOBTRADE